Jumat, 11 Juli 2014
Rabu, 09 Juli 2014
kecewa
jakarta..oh..jakarta
kota metropolitan katanya
hiruk pikuk penduduknya, hingar bingar kotanya, dan yang pasti,, macetnyaa,, di mana mana.. :(
Pembenahan sana sini sudah diupayakan, tapi mengapa belum juga ada perubahan?
Kemarin, Rabu 9 Juli 2014
Saya mengunjungi seorang sahabat di daerah Pecenongan, Jakarta Pusat. Setelah sholat dzuhur saya berangkat. Saya memilih naik commuter line. Sampai di stasiun pondok ranji, penumpang yang akan ke Tanah Abang sudah ramai. Hampir satu jam saya menunggu. Bukan lamanya saya menunggu atau fasilitas kereta yang ingin saya bahas.. Sistem dan fasilitas kereta sekarang sudah jauh lebih baik. Saya ingin bicara soal manusianya. Jakarta memang keras (katanya). Tapi apakah kerasnya Jakarta juga mampu mengeraskan hati manusia yang tinggal di Jakarta? Sungguh sangat disayangkan. Ketika saya masih di kampung dulu, ketika naik angkutan umum, dan melihat ada anak kecil, ibu hamil, atau orang lanjut usia, tanpa harus diperintah, ada yang sigap menawarkan tempat duduknya. Lain halnya di Jakarta. Sering sekali saya melihat orang tua, atau ibu dengan anak kecil harus ikut berdiri, berdesak-desakan, sedangkan yang masih muda dengan nyaman dan cuek duduk manis sibuk dengan gadgetnya.. :( Ke mana hati yang lembut, yang selalu membisikkan niat-niat suci itu? Ikut mengeras bersama kerasnya Jakarta kah? Semoga tidak..
*hanya sedikit bentuk kekecewaan pada kehidupan di ibu kota
Senin, 07 Juli 2014
Ceramah An Nuur, 6 Juli 2014
Q.S. Al Baqarah 183
Alloh memerintahkan kita untuk beribadah sebagaimana umat yang terdahulu.. Kita, sebagai umat yang sekarang, memiliki umur yang lebih pendek diabnding umat terdahulu, begitu pula kesempatan kita untuk beribadah.. Tetapi Alloh Maha Pemurah.. Dia memberikan pahala ibadah kita sebanding dengan ibadah umat terdahulu..
Segala sesuatu membutuhkan pembersih.. Pembersih jasad kita adalah puasa, dan puasa adalah separuh dari sabar.. Hakikat dari puasa adalah menahan mata, telinga, tangan, kaki, dan terutama hati, dari hal-hal yang bisa merusak pahala puasa, bukan hanya dari hal-hal yang membatalkan puasa.
Alloh Maha Pemurah.. Setiap satu kabaikan yang kita lakukan, akan dicatat 10x.. Ketika kita baru berniat melakukan kebaikan, Alloh sudah mencatat 1, ketika kita mengerjakannya, akan dicatat 10. Lain halnya dengan keburukan. Ketika niat, Alloh belum mencatatnya, dan baru dicatat ketika kita mengerjakannya. itupun hanya 1..
Mari berlomba-lomba dalam kebaikan..
Pada umat tedahulu, ketika seorang laki-laki bisa berjihad dengan mengangkat senjata, para perempuan merasa iri.. Padahal, perempuan tidak bisa ikut, dan hanya bisa berdiam diri di dalam rumah.. Oleh karena itu, jihad seorang wanita adalah di dalam rumah tangga.. :')
Sekian.. Semoga bermanfaat.. Apabila ada kesalahan murni dari saya.. ^^
Alloh memerintahkan kita untuk beribadah sebagaimana umat yang terdahulu.. Kita, sebagai umat yang sekarang, memiliki umur yang lebih pendek diabnding umat terdahulu, begitu pula kesempatan kita untuk beribadah.. Tetapi Alloh Maha Pemurah.. Dia memberikan pahala ibadah kita sebanding dengan ibadah umat terdahulu..
Segala sesuatu membutuhkan pembersih.. Pembersih jasad kita adalah puasa, dan puasa adalah separuh dari sabar.. Hakikat dari puasa adalah menahan mata, telinga, tangan, kaki, dan terutama hati, dari hal-hal yang bisa merusak pahala puasa, bukan hanya dari hal-hal yang membatalkan puasa.
Alloh Maha Pemurah.. Setiap satu kabaikan yang kita lakukan, akan dicatat 10x.. Ketika kita baru berniat melakukan kebaikan, Alloh sudah mencatat 1, ketika kita mengerjakannya, akan dicatat 10. Lain halnya dengan keburukan. Ketika niat, Alloh belum mencatatnya, dan baru dicatat ketika kita mengerjakannya. itupun hanya 1..
Mari berlomba-lomba dalam kebaikan..
Pada umat tedahulu, ketika seorang laki-laki bisa berjihad dengan mengangkat senjata, para perempuan merasa iri.. Padahal, perempuan tidak bisa ikut, dan hanya bisa berdiam diri di dalam rumah.. Oleh karena itu, jihad seorang wanita adalah di dalam rumah tangga.. :')
Sekian.. Semoga bermanfaat.. Apabila ada kesalahan murni dari saya.. ^^
Kamis, 26 Juni 2014
Minggu, 11 Mei 2014
Jumat, 09 Mei 2014
...
Jenuh. Penat. Bosan.
Itulah yang seringkali kita rasakan saat melakukan rutinitas sehari-hari. Bahkan untuk sesuatu yang kita sukai pada awalnya, jika setiap hari berulang terus-menerus, lama-lama kita akan merasa jenuh juga. Apalagi untuk hal-hal yang memang kita kurang suka atau bahkan tidak kita suka..
Semua kejenuhan, kepenatan, kebosanan sebenarmya dapat kita siasati. Namun, semua berakar dari diri kita sendiri. Bagaimana kita mampu mensugesti diri kita, bahwa hal-hal yang kita lakukan tiap hari, walaupun terus berulang-ulang, tapi tetap enjoy. Yap. Mulailah mensugesti untuk mencintai hal-hal yang kurang kita senangi. Lakukan dengan cara-cara yang kita sukai. ;)
![]() |
| gambar diambil dari sini |
Rabu, 07 Mei 2014
a late post
April. Bulan yang ingin saya lewatkan. Ada satu tanggal yang ingin saya lupakan. Tak ingin seorang pun mengetahuinya. Ya. Di satu tanggal di bulan inilah saya dilahirkan beberapa tahun yang lalu. Entah mengapa saya justru tidak ingin mengingat hari itu. Saya mungkin terlalu takut untuk menghadapi berkurangnya jatah hidup di dunia ini tanpa diimbangi dengan peningkatan kualitas diri. :( Tak mudah untuk melupakan hari itu. Setiap hari berkutat dengan surat, yang otomatis pula berkutat dengan tanggal.
Hari itu pun datang. Niat saya untuk melupakan tidak berhasil. Di pagi hari sudah ada pesan dengan sederet doa dari beberapa teman. Doa yang sama untuk kalian juga.. :) "Saya akan menjalani hari ini seperti biasa, tanpa sesuatu yang spesial." Namun saya bertekad mulai hari itu saya harus mulai meningkatkan kualitas diri saya, terutama bisa lebih dekat dengan-Nya. Pagi hari, berangkat ke kantor seperti biasa. Semoga tidak ada yang tau. Doa saya. Sampai siang hari, masih aman. Menjelang sore saat mengantar surat ke TU, salah seorang pegawai memberi selamat kepada saya. Saya pura-pura tidak tau. Hehe Tapi berkat NIP, akhirnya ketahuan juga. :D Para pegawai memberi selamat kepada saya. Saya cuma bisa 'mringis' sambil bilang terima kasih dan segera "mlipir".
Sore harinya menjelang pukul lima. Saya pergi ke toilet. Tiba-tiba teman seruang saya, Lova datang ke kamar mandi. Kemudian keluar lagi. Ketika saya mau keluar toilet, dia masuk lagi dan bilang minta ditunggu. Akhirnya saya tunggu. Ketika keluar, meja resepsionis ramai, Lova mengajak saya melihatnya, tapi saya bilang udah biasa lah ramai. Dia pun menarik saya. Daaaaan,,, kaget, bingung, speechless.lagu selamat ulang tahun, lengkap dengan kue coklat dan pegawai-pegawai. Refleks saya malah menuju ruangan. :p Lova menarik saya lagi..Haha Saya maluuuuu... Terharuuuu... :')
Makasih bangeeet buat teman-teman, mas-mas, mbak-mbak, bapak, ibu semuaaa... :* Bener-bener ga nyangkaa...
![]() |
| gambar diambil dari sini |
Belum selesai sampai di sini.. Sepulang kerja melakukan aktivitas seperti biasa. Ngobrol-ngobrol sama anak-anak kos sampai menjelang pukul 12.00 sambil nonton TV. Karena belum mandi :p saya pun masuk kamar dan mandi. Saat keluar hendak memasukkan makanan ke kulkas, saya kembali kaget, bingung, dan speechless. Teman-teman kos yang sedari tadi sudah masuk kamar berkumpul di depan TV berbisik-bisik. Ada kue berlilin angka xx tersemat di sana, dan BELUM sempat dinyalakan. :D Saya bingung harus bagaimana. Haha Mereka pun speechless.. (maaf ya teman-teman saya menggagalkan rencana kalian, tapi biar kalian ga usah pusing-pusing menyusun skenario #alasan) Di kos kami, sudah menjadi budaya bila ada yang ulang tahun, akan disusun sebuah skenario dengan bonus kesegaran (diguyur air) dan/atau didandanin (ditaburin tepung). Saya baru saja mandi. Aman. Pikir saya. Namun semua berubah ketika negara api menyerang, eh.. ketika butiran halus berwarna putih bertaburan di kepala dan badan sayaa... Lemes.. Saya baru saja mandi, dan ini sudah tengah malam. Mau tak mau saya harus mandi lagi. :D Tapi teteeep.. Kalian memang luaaar biasa. Terima kasih atas kejutan yang belum tuntas tapi nyatanya justru mengejutkan. Haha
Terima kasih terima kasih terima kasih semuanyaa...Terima kasih atas doa-doa yang mengalir untuk saya. Doa yang sama untuk kalian semua. Terima kasih Alloh masih diberi nafas sampai saat ini. Terima kasih Alloh sudah diberi saudara dan teman yang begitu baik.. I love U all... :")


