Selasa, 23 Juli 2013

empat tahun yang lalu...

empat tahun? udah lama juga ya.. udah tua juga berarti.. T.T tak terasa waktu begitu cepat berlalu. kayaknya baru kemaren lulus sma trus bingung mau nglanjutin ke mana, jurusan apa, tiba-tiba udah lulus kuliah aja. Segala puji bagi Alloh..
hmm.. tiba-tiba pengen mengenang masa-masa pasca sma prakuliah..hehe Mulai dari daftar-daftar kuliah, tes masuk, sampai ospek. waktu itu cuma daftar 2 PTN dan 2 PTK. pertama tes itu UNDIP. Dapet di SMA 1 Semarang. Masih males belajar, jadi kurang persiapan banget. berangkat pagi-pagi dari rumah lewat jalanan yang berkelok-kelok sambil belajar emang keputusan yang salah..haha jadilah kepala pusing.. daaaan, waktu tes ga bisa ngerjain...hihi udah kurang persiapan, kepala pening pula.. jadi pesimis.. sejak saat itu, aku bertekad mau serius mempersiapkan tes-tes selanjutnya, merasa bersalah sama orang tua, udah dianterin jauh-jauh, tapi ga persiapan... mulai deh semangat banget belajar.. :p Alhamdulillah waktu UM UGM lebih bisa ngerjain, yaah walau tetep aja susah... Masih inget waktu UM UGM dapet tempat tes yang di gedung nya ada tulisan yang intinya awas kepala anda atau apa gitu.. setelah gempa dulu mgkn bangunan jadi rapuh yaa...
Lupa kapan tepatnya.. pengumuman undip dan ugm bersamaan. dag dig dug. tapi udah ga berharap sama undip si.. semakin cemas waktu dikasih tau temen ternyata pengumuman undip udah keluar. coba-coba buka di rumah gagal terus, T.T "kode" mungkin yaa.. tapi bener aja, emang ga lolos,, tapi seneng intron, sahabat sebangku diterima.. malam itu tidur sambil harap-harap cemas.. sekitar jam 4 pagi, hape berbunyi.. dapet sms dari nuong.. ucapan selamat. keterima UGM ilmu komputer. beneran? masih belum percaya.. ada sms masuk lagi. inu dan intron. ucapan selamat lagi.. baru deh percaya. trus sujud syukur,hehe Tapi sedih, ga bareng sama mereka.. T.T sampai sempat tanya sama ortu, diambil ga yaa.. tapi akhirnya tetap diambil, kata bapak, "yang laen aja pengen keterima kok malah mau dilepas", bener juga.. apalagi blm dapet tempat kuliah...
Tapi emang dari sma pengen sekolah aja.. biar gratis, bisa meringankan beban ortu.. jadi daftar STAN sama STIS. yang paling berkesan itu saat daftar online STAN. susaah banget. udah dicoba pindah dari warnet ke warnet, dari pagi2 banget sampai malem2, tetep aja gagal.. singkat cerita akhirnya berhasil juga.. :') gak kalah berkesan tes masuknya. jadi tes STIS sama STAN itu berturut2.. Nah adaa aja kejadian..haha pagi2 sebelum tes stis baca2 pengetahuan umum event2 dunia dll.. eeeh ternyata ga keluar,, malah banyak sejarah sama ketatanegaraan.. alhasil, lembar jawab bagian ketiga bolong2, :p pulang tes sepatu lepas di jalan.. trus jatuh merosot dari motor pas genangan air habis maem di warung.. haha padahal besok tes stan,, alhamdulillah cuma lecet dikit, tapi lumayan perih si waktu ngerjain, pas siku soalnya... Alhamdulillah, Alloh emang baiiiik banget. Alloh membalas usahaku. Akhirnya aku pilih stan dengan beberapa alasan. seneng bisa ngerasain jadi anak kuliahan walau cuma seminggu, :p
udah panjang ternyata, udahan dulu.. :)
tidak ada usaha yang sia-sia... tetap semangat... ^^9

Kamis, 11 Juli 2013

Bahagia???

"hakikat sejati kebahagiaan hidup adalah ketika kau bisa membuat hati bagai danau dalam dengan sumber mata air sebening air mata. tetap bening meski ada yang menusuk- nusuk dasarnya, tetap dengan cepat kembali bening meski ada air parit yang bocor dan sejenak membuat keruh" Kutipan dari novel Ayahku (bukan) pembohong~tere liye.. maknanya dalem banget. bahwa sejatinya, kebahagiaan hidup berasal dari diri kita sendiri. bagaimana kita berusaha dan terus berlatih untuk membersihkan hati dan pikiran, belajar berlapang dada atas semua kejadian yang menimpa kita, dan selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah Alloh berikan. harta, keberuntungan, jabatan, semuanya datang dari luar, semua itu tidak hakiki. ketika hilang, kebahagiaan atas itu semua pun akan hilang dengan mudahnya. berbeda jika kebahagiaan itu kita ciptakan sendiri, berasal dari hati kita. tak terpengaruh oleh harta, keberuntungan, maupun jabatan. ia tak kan mudah hilang, bahkan ketika musuh mendapat kebahagiaan. kita bahkan bisa ikut berbahagia. berbeda jika hati kita dangkal, layaknya kolam yang dangkal, "dicelup" sedikit saja airnya sudah keruh. bahkan ketika sahabat baik kita mendapat kebahagiaan, rasa iri, dengki, dan gelisah menjamur dengan mudahnya. astaghfirulloh... mari membuat hati bagai danau dalam dengan sumber mata air sebening air mata melalui kehidupan bersahaja, sederhana, selalu bekerja keras, bersabar, dan bersyukur...semoga kan kita dapatkan kebahagiaan hakiki.. semangaaaat.. (^,^)9

Minggu, 30 Juni 2013

let's wake up!

senin.1juli 2013. magrib. ruang makan
sembari berbuka puasa, seperti biasa, ditemani obrolan bapak ibuk. tapi kali ini berbeda. lumayan syok juga dengan obrolan ini. berat. aku yang selama ini masih berpikir santai tentang hidup, akhirnya harus mulai berpikir tentang masa depan. ah iya, aku sudah gede. masih banyak tanggungan yang mereka pikul. aku terlalu bingung dengan apa yang harus kulakukan, tanpa berusaha mencari tau apa yang bisa kulakukan. selalu berpikir tak ada yang bisa kulakukan. terlalu senang berada di zona nyaman. salah besar! ketika orang-orang di luar sana sibuk merangkai mimpi, aku tetap santai berjalan di tempat. wake up! sekarang harus mulai memikirkan masa depan, mimpi dan orang-orang terdekatku. semoga penantian ini segera berakhir dengan indah dan aku pun bisa memulai untuk berjalan merangkai masa depan..

H.I.D.U.P

“Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya. Bahwa hidup harus menerima,
penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus. Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya.
Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.”
--Tere Liye, novel 'Daun yang jatuh tak pernah membenci angin';

Senin, 15 Oktober 2012

CV vs DAFTAR RIWAYAT HIDUP

"Mana ni yang bener? CV atau Daftar Riwayat Hidup?"
Tiga orang mahasiswa lulusan sebuah sekolah kedinasan sibuk menentukan judul mana yang tepat untuk digunakan dalam lamaran magang mereka. Inilah pertama kalinya aku dan kedua temanku ini berurusan dengan urusan lamar melamar..hahaha. Kami baru saja lulus satu minggu yang lalu. Sambil menunggu "SK" yang entah kapan datangnya, kami memutuskan untuk mencari-cari kesibukan,,,dan yang kami pilih adalah coba-coba magang di KAP. Pagi ini, sekitar pukul 11.00 WIB kami berkumpul di satu-satunya mall yang ada di Magelang untuk membahas rencana kami ini. ^^

Daftar KAP sudah ada di tangan. Satu per satu mulai kami hubungi. Ninik, atau yang akrab kami sapa Nuong, bertugas sebagai juru bicara kami alias tukang telpon..Katanya si, suaranya merdu, siapa tau KAP tertarik dengan pada pendengaran pertama... :D Tyas, atau yang sering disapa Onyez oleh Nuong, bertugas sebagai sekretaris juru bicara, sedangkan aku sendiri bertugas membuat format CV (atau Daftar Riwayat Hidup?) dan Surat Lamaran Magang.
"Maaf mbak, salah sambung". terkadang jawaban itu yang kami terima. Kami hanya bisa tertawa bersama. Namanya juga usaha..hahaha
Namun setelah menelpon satu per satu KAP yang sudah kami cari, akhirnya ada secercah cahaya. Beberapa KAP menyuruh kami mengirimkan Surat Lamaran Magang dan CV. Rona bahagia muncul di wajah kami, walaupun kami tak tau lamaran kami nanti akan diterima atau ditolak.
Pukul 13.42 waktu yang tertera dalam laptop, kami telah mengirimkan satu lamaran magang ke salah satu KAP di Semarang. Proses penncarian pun tetap kami lanjutkan. Tak sedikit penolakan yang kami terima. Namun, kami pantang menyerah..Semoga  ada hasil dari pencarian kami ini.. Aamiin.. :)